Blog

FOZ Bekasi Raya Bersama Lembaga Filantropi Salurkan Santunan Bagi 1000 Anak Yatim

TAMBUN SELATAN – Forum Zakat (FOZ) Bekasi Raya bersama lembaga filantropi diantaranya Al-Kahfi Peduli, Baitulmaalku, Ucare Indonesia, Pondok Sedekah Indonesia, dan Lazgis Peduli menggelar kegiatan kolaborasi penyerahan bantuan santunan bagi 1000 anak yatim.

Kegiatan ini bagian dari program Asa Anak Indonesia yang merupakan inisiasi Forum Zakat (FOZ) Nasional. Program kolaborasi ini sebagai bentuk kolaborasi kerja bersama beberapa lembaga filantropi, yang berkomitmen bergerak bersama menyalurkan bantuan santunan kepada anak yatim di tempatnya masing-masing.

Penyerahan bantuan bagi santunan dilakukan secara online di beberapa lokasi, sementara bantuan secara simbolis juga dilakukan di Kantor Sekretariat LAZ Al-Kahfi, Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Senin (21/11).

Ketua FOZ Bekasi Raya, Muhammad Anwar Mughni menyatakan kegiatan Program Yatim Asa Anak Indonesia merupakan bantuan sekaligus memberikan semangat kepada yatim.

“Ini bagian dari program kolaborasi. Kita ingin memberikan semangat kepada anak anak yatim,” katanya.

Mengenai perhatian pemerintah daerah, Anwar mengatakan ada keinginan untuk berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Bekasi dan Baznas.

“Kedepan harus ada kolaborasi bersama pemerintah daerah. Program ini bisa dikolaborasi untuk mengentaskan kemiskinan salah satunya membantu anak yatim. Tidak mungkin masalah ini diselesaikan Pemkab Bekasi harus berkolaborasi dengan NGO (Non-Governmental Organization) yang ada” ujarnya.

Direktur LAZ Al-Kahfi Peduli Wahid Aminudin berharap, program ini bisa membantu anak yatim di sekitar lembaga untuk bangkit bersemangat menjalani kehidupannya.

“Kita ingin menjadi orang yang bermanfaat, dekat dengan Rasulullah SAW. Sebagaimana dalam haditsnya Rasulullah menggambarkan kedekatan beliau dengan orang yang menyantuni anak yatim seperti dekatnya jari telunjuk dan jari tengah”, katanya.

Wahid juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan donasinya untuk suksesnya acara ini.

“Semoga para donatur juga menjadi orang yang dikasihi oleh Rasulullah SAW, sehat, panjang umur dan berkah semua kehidupannya”, tuturnya.

Setiap lembaga yang berada dalam Forum Zakat (FOZ) terutama di Bekasi Raya telah memiliki program peduli yatim yang sudah berjalan cukup lama tapi baru pertama kali ini kita menyelenggarakan penyerahan bantuan santunan secara bersama-sama.

“Kami sebut sebagai program kolaborasi, program bersama-sama bersinergi melakukan kebaikan. Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa terus berjalan di kemudian hari, khususnya untuk program-program kepedulian dan pemberdayaan masyarakat,” kata dia.

LAZ Al-Kahfi Peduli menunaikan santunan kepada 200 anak yatim. Secara bersamaan di tempat berbeda juga dilaksanakan kegiatan yang sama, yaitu diselenggarakan lembaga filantropi***

Dakta.com

 

...

Pemulihan Musholah Rusak Akibat Erupsi Gunung Semeru

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.620,000 Donatur2
...

Wujudkan Program Hapus Tatto GRATIS Bersama Al Kahfi Peduli

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.320,516 Donatur4
...

Sedekah Air Segar, Yuk!

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.760,912 Donatur9
...

Zakat Profesi

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.480,725,014 Donatur474
...

Zakat Tabungan

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.3,052,882 Donatur12
...

Zakat Emas

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.14,701,807 Donatur10
Read more

Sambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah, LAZ Al Kahfi Peduli Gelar Kegiatan Hapus Tatto

Bekasi – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Kahfi Peduli berkolaborasi dengan Komunitas Relawan Kreatif (KRK)   menggelar kegiatan Hijrah Hapus Tato gratis pada Sabtu (30/7/2022) di Kantor LAZ Al Kahfi, Jalan Perjuangan, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Pertama yang mendasari adalah proposal dari komunitas relawan kreatif (krk) tentang hapus tato. Kemudian kita respons karena ini program yang bagus.

Terlebih orang-orang bertato ini kan masih dinilai negatif di masyarakat. Mereka banyak yang ingin hijrah.

Tapi banyak yang belum tahu harus ke mana, terlebih biayanya yang mahal,” kata Ustadz Wahid Aminudin selaku ketua LAZ Al-Kahfi.

Atas dasar masalah tersebut, Al-Kahfi ingin membantu mencari solusi bagi orang-orang bertato ini.

“Kemudian kita carikan solusinya dan kolaborasi dengan KRK, Alhamdulillah bisa terjadi hari ini,” ujarnya.

Momentum tahun baru Islam juga menjadi sebab terlaksananya agenda ini.

“Terlebih karena ini momentum bagus juga. Mereka punya keinginan hijrah.

Di tahun baru Islam ini mereka bisa semangat hijrah, memperbaiki citra di masyarakat,” jelasnya.

“Al-Kahfi Peduli ikut memberi solusi kepada mereka. Ini kerjasama dengan KRK luar biasa. Karena sebelumnya kita belum punya link.

Kita ada target 100 dan ini baru ada 55. KRK yang memaksimalkan kerja di lapangan,” tambahnya.

Selain program kesehatan, salah satunya hapus tato ini, Al-Kahfi Peduli juga memiliki banyak program lain di bidang pendidikan dan kebencanaan.

“Kita ada banyak program. Ada pendidikan, kesehatan, bencana dan ini bagian dari kesehatan,” ujarnya.

Ia berterima kasih kepada para donatur sehingga acara tersebut dapat terlaksana.

“Kami sampaikan terima kasih banyak kepada para donatur. Semoga jadi amal berkah dan rezeki tambah berlimpah.

Dan kami mohon doa agar kami mampu mengemban amanah dan memberikan kepada yang berhak menerima,” ucapnya.

Ke depan, pihaknya akan mengevaluasi kegiatan hari ini dan bertekad memberikan lebih banyak manfaat kepada siapapun yang membutuhkan.

“Semoga ke depan lebih baik, dan lebih banyak manfaatnya,” tukasnya.

Sementara itu, ketua Komunitas Relawan Kreatif, Akris mengimbau kepada seluruh masyarakat atau dermawan yang ingin membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan roadshow Hijrah Hapus Tato ini di akun instagram Komunitas Relawan Kreatif atau Hotline 0859-2050-00134.

Read more

LAZ Al Kahfi Peduli Mendapatkan 2 Penghargaan Sebagai Nominator Pada Ajang BAZNAS JABAR Award 2021

Setelah berhasil mendapatkan hasil audit laporan keuangan 2020 dengan hasil opini WTP, kini LAZ Al Kahfi Peduli  menjadi Nominator kategori bergengsi dalam perhelatan penghargaan terbesar di Jawa Barat bagi pegiat zakat di Indonesia, yaitu BAZNAS JABAR Award 2021.

Alhamdulillah, kali ini LAZ Al Kahfi Peduli mendapat kepercayaan dan dinobatkan sebagai Nominator Kategori Pertumbuhan Penghimpunan ZIS Tertinggi, selain itu juga LAZ Al Kahfi Peduli mendapatkan Nominator Kategori Kelembagaan Terbaik.

Kegiatan Penganugerahan BAZNAS JABAR Award 2021, diselenggarakan secara luring yang bertempat di Hotel The Luxton Bandung, Jl. Ir. H. Juanda No.18 Bandung 40115, Indonesia, pada Kamis (16/12/2021).

Alhamdulillah di penghujung tahun 2021 ini, kami memperoleh hasil audit keuangan opini WTP. Juga berhasil mendapatkan 2 nominasi dalam BAZNAS JABAR Award 2021.

Prestasi ini kami persembahkan untuk seluruh Sahabat LAZ Al Kahfi Peduli, seluruh Muzakki dan juga Mustahik yang selama ini turut berperan dalam mendukung kami. Terimakasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada kami. Kami memohon dukungan dan doa selalu, agar kami dapat mengemban amanah ini dengan baik, dan dapat terus istiqamah dalam mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah umat.

Read more

Darurat Bencana! Bantu Penyintas Erupsi Gunung Semeru, LAZ Al Kahfi Peduli Tanggap Bencana

LAZ Al-Kahfi Peduli

Penyaluran bantuan terhadap masyarakat terdampak erupsi dan banjir lahar Gunung Semeru di Kec. Candipuro dan Kec. Pronojiwo Kab. Lumajang Jawa Timur terus berdatangan. Halnya dilakukan LAZ Al Kahfi Peduli yang turut andil dalam penyaluran bantuan yang merupakan titipan dari donatur.

“LAZ Al Kahfi Peduli telah mengirimkan relawannya untuk membantu masyarakat terdampak dengan pelayanan dapur umum, pembagian sembako, obat-obatan dan makanan siap santap,” ucap Direktur LAZ Al Kahfi Peduli , Wahid Aminuddin, Selasa (07/12/2021).

“Banyak juga  fasilitas umum serta masjid/musholah yang hancur akibat erupsi semeru ini. Kami juga berencana akan membuat program pemulihan masjid/musholah pasca erupsi ini.” imbuhnya.

Wahid Aminuddin mengaku, antusiasme donatur yang menitipkan donasi bagi masyarakat terdampak Erupsi Gunung Semeru terus berdatangan. Oleh karena itulah LAZ Al Kahfi Peduli terus berupaya menyiapkan kanal-kanal donasi untuk memudahkan para donatur.

“Saat ini donatur bisa berdonasi untuk penyintas erupsi Gunung Semeru melalui rekening kami,” tuturnya. (jde)

 

 

Donasi

...

Zakat Profesi

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.480,725,014 Donatur474
...

Zakat Pertanian

Target Rp. 100,000,000
1%
TerkumpulRp.600,000 Donatur3
...

Zakat Perdagangan

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.5,299,565 Donatur8
...

Bantuan Korban Banjir Bandang Pamijahan dan Leuwiliang, Bogor

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.0 Donatur0
...

Pemulihan Musholah Rusak Akibat Erupsi Gunung Semeru

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.620,000 Donatur2
...

Peduli Gempa Cianjur

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.109,736,838 Donatur154
Read more

Bantu Pemerintah, LAZ Al-Kahfi Peduli Gelar Vaksinasi

TAMBUN SELATAN, Bertempat di kantor Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Kahfi Peduli, jalan perjuangan No 44 RT 02 RW 02 Desa Tambun Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi digelar serbuan vaksin bagi masyarakat bekerjasama dengan Koramil 01/Tambun dan Puskesmas Tambun, Sabtu (13/11).

Vaksinasi ke 1 dan 2 bagi masyarakat diatas 12 tahun ke atas ini dengan jenis vaksin Sinovac dan Pfizer, kuotanya sebanyak 113 orang.

Direktur LAZ Al-Kahfi Peduli Wahid Aminudin mengatakan sebagai lembaga amil zakat yang mengelola program pemberdayaan masyarakat, pihaknya mendukung upaya mempercepat herd Immunity agar mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami fasilitasi masyarakat bekerjasama dengan Koramil dan puskesmas untuk dilakukan vaksin sehingga membantu mempercepat target pemerintah,” katanya.

Dijelaskannya, untuk vaksinasi ini menerapkan protokol kesehatan, serta juga dibantu petugas tenaga kesehatan.

“Di masa pandemi ini, dalam membantu masyarakat, kami juga telah menyalurkan berbagai bantuan seperti penyemprotan disinfektan bagi masjid dan bantuan terhadap masyarakat terdampak Covid-19, seperti pengemudi ojek online,” jelasnya.

Wahid menyebut untuk program dari LAZ Al-Kahfi Peduli dilakukan pemberdayaan melalui lima program utama yaitu Peduli Yatim (Muliya), Kesehatan (Kahfi Sehat), Ekonomi Umat (Pemikat), Peduli Masjid (Kalimas), dan Peduli Pendidikan (Kalikan).

“Kami mengajak masyarakat untuk memberikan donasinya melalui LAZ Al-Kahfi Peduli. Zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf akan disalurkan untuk membantu kesejahteraan yatim, duafa, korban bencana alam dan kemanusiaan serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan bagi yatim dan duafa,” tutupnya***

Sumber :DAKTACOM

 

...

Zakat Pertanian

Target Rp. 100,000,000
1%
TerkumpulRp.600,000 Donatur3
...

Zakat Fitrah

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.1,282,700 Donatur8
...

Zakat Perdagangan

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.5,299,565 Donatur8
...

Peduli Palestine

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.15,012,500 Donatur32
...

Peduli Gempa Cianjur

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.109,736,838 Donatur154
...

Sedekah Air Segar, Yuk!

Target terus dikumpul
TerkumpulRp.760,912 Donatur9

 

Read more

Keistimewaan Di Bulan Sya’ban

Bulan Sya‘ban merupakan bulan yang di dalamnya terdapat berbagai peristiwa bersejarah, yakni peristiwa pengalihan arah kiblat dari Masjidil Aqsha di Palestina ke Ka‘bah di Arab Saudi dengan penurunan Surat Al-Baqarah ayat 144, Surat Al-Ahzab ayat 56 yang menganjurkan pembacaan shalawat, diangkatnya amal-amal manusia menuju ke hadirat Allah SWT, dan berbagai peristiwa lainnya.

Menilisik dari segi linguistik, Al-Imam ‘Abdurraḥmān As-Shafury dalam literatur kitab momumentalnya Nuzhatul Majâlis wa Muntakhabun Nafâ’is mengatakan bahwa kata Sya’bān (شَعْبَانَ) merupakan singkatan dari huruf shīn yang berarti kemuliaan (الشَّرَفُ). Huruf ‘ain yang berarti derajat dan kedudukan yang tinggi yang terhormat (العُلُوُّ). Huruf ba’ yang berarti kebaikan (البِرُّ). Huruf alif yang berarti kasih sayang (الأُلْفَة). Huruf nun yang berarti cahaya (النُّوْرُ).

 

Ada beberapa hadis shahih yang menunjukkan keistimewaan di bulan Sya’ban, di antara amalan tersebut adalah memperbanyak puasa sunnah selama bulan Sya’ban.

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,

يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يُفْطِرُ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ: لاَ يَصُومُ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Aisyah mengatakan,

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

“Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa sya’ban sebulan penuh.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Apa Hikmahnya?

Ulama berselisih pendapat tentang hikmah dianjurkannya memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, mengingat adanya banyak riwayat tentang puasa ini.

Pendapat yang paling kuat adalah keterangan yang sesuai dengan hadis dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya: “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

“Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam kondisi berpuasa.” (HR. An Nasa’i, Ahmad, dan sanadnya dihasankan Syaikh Al Albani)

Memperbanyak Ibadah di Malam Nishfu Sya’ban

Ulama berselisih pendapat tentang status keutamaan malam nishfu sya’ban. Setidaknya ada dua pendapat yang saling bertolak belakang dalam masalah ini. Berikut keterangannya:

Pendapat pertama, tidak ada keutamaan khusus untuk malam nishfu Sya’ban. Statusnya sama dengan malam-malam biasa lainnya. Mereka menyatakan bahwa semua dalil yang menyebutkan keutamaan malam nishfu Sya’ban adalah hadis lemah. Al Hafidz Abu Syamah mengatakan: Al Hafidz Abul Khithab bin Dihyah –dalam kitabnya tentang bulan Sya’ban– mengatakan, “Para ulama ahli hadis dan kritik perawi mengatakan, ‘Tidak terdapat satupun hadis shahih yang menyebutkan keutamaan malam nishfu Sya’ban’.” (Al Ba’its ‘ala Inkaril Bida’, Hal. 33).

Pendapat kedua, terdapat keutamaan khusus untuk malam nishfu Sya’ban. Pendapat ini berdasarkan hadis shahih dari Abu Musa Al Asy’ari radhiallahu ‘anhu, dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Sya’ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibn Majah, At Thabrani, dan dishahihkan Al Albani).

Setelah menyebutkan beberapa waktu yang utama, Syaikhul Islam mengatakan, “…pendapat yang dipegangi mayoritas ulama dan kebanyakan ulama dalam Madzhab Hambali adalah meyakini adanya keutamaan malam nishfu Sya’ban. Ini juga sesuai keterangan Imam Ahmad. Mengingat adanya banyak hadis yang terkait masalah ini, serta dibenarkan oleh berbagai riwayat dari para sahabat dan tabi’in…” (Majmu’ Fatawa, 23:123)

Ibn Rajab mengatakan, “Terkait malam nishfu Sya’ban, dulu para tabi’in penduduk Syam, seperti Khalid bin Ma’dan, Mak-hul, Luqman bin Amir, dan beberapa tabi’in lainnya, mereka memuliakannya dan bersungguh-sungguh dalam beribadah di malam itu…” (Lathaiful Ma’arif, Hal. 247).

Di sisi lain penting untuk diperhatikan juga bahwa amaliah menghidupkan malam Nisfu Sya‘ban merupakan persoalan furū’iyyah yang tetap membuka ruang perbedaan tapi tetap dalam semangat yang saling toleran. Pelaksanaaan amaliyah ini berfungsi untuk mempertebal keimanan hamba terhadap Tuhannya. Oleh karena itu, tidak sepatutnya untuk diarahkan pada dimensi sakralitas hukum. Sakralitas hukum terhadap persoalan keimanan juga bisa berimplikasi pada munculnya gesekan-gesekan. Selama semua amaliyah memiliki dasar dan pijakan ilmu pengetahuan tentu tidak perlu untuk dipertentangkan. Perbedaan merupakan suatu keniscayaan (sunnatullâh), tapi menyikapi perselisihan dengan hal yang tidak bijak tentu semakin menjauhkan umat Islam dari nilai-nilai luhur keislamannya.

Menurut hemat penulis, dalam hal memperbanyak ibadah tertentu jika anjuran tersebut berasal dari hadits yang lemah sekalipun tetapi tujuannya baik yaitu anjuran untuk memperbanyak ibadah kepada Allah maka hadits tersebut bisa dijadikan motivasi yang tujuannya untuk taqarrub kepada Allah. Wallahu ‘Alam

 

 

Penulis: Rizki Mustakim, Lc

 

Salurkan zakat, infak dan sedekah anda melalui

Lembaga Amil Zakat Al-Kahfi Peduli

Bank Syariah Mandiri: 7111348884

BNI Syariah: 0731173093

Bank Muamalat: 3290019609

Read more

Perbedaan Sedekah, Infak dan Zakat

Salah satu ajaran Islam yang sangat diutamakan adalah membantu orang lain. Dalam berbagai hadis disebutkan bahwa pahala membantu orang lain sangat besar dan pelakunya akan mendapat bantuan berkali-kali lipat dari Allah atas kesulitannya di dunia mau pun di akhirat. Hal ini bisa dibilang merupakan pengetahuan umum yang semua orang tahu sebab ajaran semacam ini juga dikenal di seluruh agama lain. Namun dalam Islam dikenal beberapa istilah yang berbeda ketika kita membahas tentang bantuan yang bersifat materi, ada istilah Infak, Shadaqah dan Zakat. Berbagai istilah yang semuanya berasal dari bahasa Arab ini kadang rancu sebab tak semua orang tahu perbedaannya. Apa saja perbedaan istilah ini? Berikut ini ulasannya:

Sedekah (shadaqah), menurut ar-Raghib al-Ishfani adalah harta benda yang dikeluarkan orang dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

مَا يُخْرِجُهُ الإْنْسَانُ مِنْ مَالِهِ عَلَى وَجْهِ الْقُرْبَةِ كَالزَّكَاةِ ، لَكِنِ الصَّدَقَةُ فِي الأْصْل تُقَال لِلْمُتَطَوَّعِ بِهِ ، وَالزَّكَاةُ لِلْوَاجِبِ

“Sedekah​​​​​​​ adalah harta-benda yang dikeluarkan orang dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Namun pada dasarnya sedekah​​​​​​​ itu digunakan untuk sesuatu yang disunnahkan, sedang zakat untuk sesuatu yang diwajibkan”. (Abdurra’uf am-Manawi, at-Tauqif fi Muhimmat at-Ta’arif, Bairut-Dar al-Fikr, cet ke-1, 1410 H, h. 453).

Sedekah mencakup zakat sebagai sedekah yang wajib dan mencakup seluruh pemberian yang hukumnya tidak wajib, bahkan istilah sedekah juga sering digunakan untuk menyebut segala jenis kebaikan sebab ada hadis Nabi yang artinya: “Segala kebaikan adalah sedekah” (HR. Bukhari).

Senyuman yang tulus, menyingkirkan duri dari jalan, membaca tasbih atau wirid lainnya dan segala bentuk kebaikan lain secara agama bisa disebut sebagai sedekah. Dalam praktiknya, tak ada ceritanya sedekah dianggap tidak sah atau wajib diulang sebab memang tak punya aturan khusus. Hanya saja sedekah mempunyai kode etik agar pahalanya terjaga, di antaranya harus ikhlas dan tidak diikuti dengan mengungkit-ungkit.

 

Selanjutnya Infak adalah menggunakan atau membelanjakan harta-benda untuk berbagai kebaikan, Infak (infaq) juga bisa dipakai sebagai istilah bagi pemberian dalam rangka menunaikan hajat/kepentingan tertentu. Pemberian uang belanja dari suami untuk kebutuhan rumah tangga, pemberian upah pegawai dan semacamnya adalah infak. Bila infak ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan pahala dari Allah, maka ia menjadi sedekah. Namun bila infaknya dilakukan bukan dalam rangka mencari pahala, maka tidak disebut sebagai sedekah. Oleh karena itu orang yang menghambur-hamburkan atau yang menyia-nyiakan harta bendanya tidak bisa disebut munfiq (orang yang berinfak). Pengertian Infak ini sebagaimana dikemukakan Imam Fakhruddin ar-Razi:

وَاعْلَمْ أَنَّ الْإِنْفَاقَ هُوَ صَرْفُ الْمَالِ إِلَى وُجُوهِ الْمَصَالِحِ ، فَلِذَلِكَ لَا يُقَالُ فِي الْمُضَيِّعِ إِنَّهُ

“Ketahuilah bahwa Infak adalah membelanjakan harta-benda untuk hal-hal yang mengandung kemaslahatan. Oleh karena itu orang yang menyia-nyiakan harta bendanya tidak bisa disebut sebagai munfiq (orang yang berInfak). (Fakhruddin ar-Razi, Mafatih al-Ghaib, Bairut-Daru Ihya` at-Turats al-‘Arabi, tt, juz, 5, h. 293).

 

Sedangkan zakat merupakan salah satu rukun Islam dan wajib ditunaikan jika sudah memenuhi ketentuan-ketentuannya. Para ulama mendefiniskan zakat sebagai berikut:

اسْمٌ لِقَدْرٍ مَخْصُوصٍ مِنْ مَالٍ مَخْصُوصٍ يَجِبُ صَرْفُهُ لِأَصْنَافٍ مَخْصُوصَةٍ

“Zakat adalah sebuah nama untuk menyebutkan kadar harta tertentu yang didistribusikan kepada kelompok tertentu pula dengan pelbagai syarat-syaratnya”. (Muhammad al-Khatib asy-Syarbini, Mughni al-Muhtaj ila Ma’rifati Alfazh al-Minhaj, Bairut-Dar al-Fikr, tt, juz, 1, h. 368).

 

Dari penjelasan di atas setidaknya dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Bahwa sedekah ialah apa saja yang diberikan oleh seseorang dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, baik berupa harta maupun non harta. Sedangkan infak adalah membelanjakan harta untuk berbagai kebaikan.  Sedangkan zakat merupakan sedekah​​​​​​​ wajib yang diambil dari harta yang tertentu seperti emas, perak (atau harta simpanan), dan binatang ternak. Disamping itu zakat diberikan kepada kalangan tertentu yang jumlahnya delapan (al-ashnaf ats-tsamaniyah), dan pada waktu tertentu juga. Dengan kata lain, sedekah ​​​​​​​itu ada dua. Yang pertama adalah sedekah ​​​​​​​wajib yang disebut zakat. Kedua adalah sedekah ​​​​​​​tathawwu` atau sedekah ​​​​​​​sunnah. Sedekah ​​​​​​​tathawwu` tidak harus diberikan ke delapan golongan yang wajib menerima zakat. Namun kata sedekah ​​​​​​​kemudian lebih digunakan untuk sedekah ​​​​​​​tathawwu` untuk membedakan dengan istilah zakat.

 

Penulis: Rizki Mustakim, Lc

 

Salurkan zakat, infak dan sedekah anda melalui

Lembaga Amil Zakat Al-Kahfi Peduli

Bank Syariah Mandiri: 7111348884

BNI Syariah: 0731173093

Bank Muamalat: 3290019609

Read more

Peduli Tenaga Medis, LAZ Al-Kahfi Peduli Serahkan Bantuan ke RSUD Kabupaten Bekasi

Peduli Tenaga Medis, LAZ Al-Kahfi Peduli Serahkan Bantuan ke RSUD Kabupaten Bekasi

Pada kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, tenaga medis menjadi pihak paling rawan terpapar virus Corona. Alat Pelindung Diri atau APD yang seharusnya mereka gunakan sekarang susah didapatkan.

Menyikapi kondisi tersebut, LAZ Al-Kahfi Peduli merasa terpanggil untuk membantu kesulitan yang dialami oleh tenaga medis tersebut. Hari ini, Selasa (12/5) Direktur LAZ Al-Kahfi Wahid Aminudin beserta rombongan menyerahkan bantuan berupa paket masker medis dan paket buka puasa untuk tenaga medis di RSUD Kabupaten Bekasi. Wahid mengatakan, semoga bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Semoga 2.500 masker dan 120 paket buka puasa ini bisa membantu tenaga medis di RSUD Kabupaten Bekasi ini”, tambahnya.

Direktur RSUD Kabupaten Bekasi dr. Sumarti yang menerima bantuan secara simbolik mengapresiasi tas bantuan yang telah diberikan. Dirinya mewakili seluruh tenaga medis mengucapkan terima kasih kepada LAZ Al-Kahfi Peduli atas kepeduliannya terhadap permasalahan Covid-19.

“Terima kasih kepada LAZ Al-Kahfi Peduli, bantuannya sangat bermanfaat buat kami semua di sini”, ucapnya.

Untuk diketahui, selain bantuan masker dan paket buka puasa, sebelumnya LAZ Al-Kahfi Peduli juga telah melakukan berbagai kegiatan terkait penanggulangan Covid-19 yaitu penyemprotan disinfektan masjid musholla, pembagian paket sembako dan pembagian hand sanitizer di tempat berbeda.

Read more

Laporan Distribusi Bantuan Kepada Terdampak PSBB & Pandemi Virus COVID-19

Ibu, Bapak sekalian..
Sudah hampir 1 bulan pemerintah menerapkan Learn and Work From Home serta menganjurkan masyarakat untuk berkegiatan #dirumahaja.

Selama hampir 1 bulan juga LAZ AL-KAHFI PEDULI telah melakukan banyak hal dalam upaya mendukung kebutuhan masyarakat yang rentan terjangkit dan berekonomi rentan. Dimulai sejak 23 Maret 2020, LAZ AL-KAHFI PEDULI telah menyalurkan ratusan bantuan berupa: 1. Penyemprotan Disinfektan : 52 Masjid dan Mushollah
Salah satu kegiatan yang massif untuk pencegahan penyebaran Virus Corona adalah dengan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum atau tempat ibadah, masjid dan mushollah. LAZ AL-KAHFI PEDULI telah melakukan penyemprotan disinfektan di 52 masjid dan musholla di Kabupaten Bekasi. 2. Pembagian Hand Sanitizer : 2.000 Botol
Untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari Virus Corona, salah satu usahanya dengan selalu menjaga kebersihan tangan. Maka dari itu, LAZ AL-KAHFI PEDULI membagikan 2.000 botol hand sanitizer gratis untuk masyarakat di pasar, masjid, pedagang asongan, ojek dan lain-lain di Kabupaten Bekasi. 3. Pembagian Sembako : 450 Paket
Pada tahap pertama, sebanyak 200 paket sembako telah disalurkan kepada 450 kepala keluarga terdampak ekonomi akibat lesunya pekerjaan harian mereka. Pekerja harian seperti pedagang kecil, ojek, guru ngaji dan lain-lain di Kabupaten Bekasi telah mendapat paket sembako yang terdiri dari beras 10 Kg dan 1 duz mie instan.

Ibu, Bapak sekalian..
Mereka yang menerima kebaikan Ibu dan Bapak mungkin tidak dapat membalas. Akan tetapi, Allah tidak akan pernah luput dari kebaikan para hamba-Nya. Atas nama penerima manfaat, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Jazākumullāh khairan.

LAZ AL-KAHFI PEDULI
Peduli Spenuh Hati
Jl. Perjuangan No.44 RT.02/02 Tambun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Bantuan Anda masih kami butuhkan, terlebih mulai tanggal 15-28 April 2020 diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar atau PSBB di Bekasi Raya dan sekitarnya.

Read more

LAZ Al-Kahfi Peduli Bantu Pekerja Harian Terdampak Ekonomi Akibat Sosial Distancing Covid-19

LAZ Al-Kahfi Peduli Bantu Pekerja Harian Terdampak Ekonomi Akibat Sosial Distancing Covid-19

Virus Corona Covid-19 telah mewabah di Indonesia. Kabupaten Bekasi termasuk zona merah daerah penularan Covid-19 di Jawa Barat. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan agar masyarakat tidak keluar rumah kecuali ada urusan sangat penting. Hal ini dilakukan agar mencegah penyebaran Covid-19 yang begitu cepat.

Tetapi, kebijakan sosial distancing ini mulai berdampak secara ekonomi. Masyarakat yang bekerja harian mulai kehilangan pekerjaan dan kehilangan pendapatan. Berdiam diri di rumah berarti mereka tidak dapat uang makan sekeluarga. Mereka terpaksa harus keluar rumah, tetap bekerja untuk mempertahankan hidup. Meski di tengah-tengan resiko tertular atau menularkan virus Covid-19.

Untuk membantu mereka para pekerja harian, pengemudi ojek dan lain-lain, LAZ Al-Kahfi Peduli membagikan bantuan paket bahan pokok berupa 10 Kg beras dan 1 duz mie instan. Pembagian paket bantuan dilakukan secara simbolik kepada sepuluh orang pengemudi ojek online dan sepuluh orang warga di sekitar sekretariat LAZ Al-Kahfi, Kamis (2/4) di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Direktur LAZ Al-Kahfi Peduli Wahid Aminudin mengatakan, pihaknya membagikan 10 Kg beras dan 1 duz mie instan dengan harapan bantuan itu bisa membantu satu keluarga, empat orang, bertahan di rumah selama empat belas hari. “Mudah-mudahan dalam kondisi darurat Covid-19 seperti ini, bantuan yang kamiberikan dapat bermanfaat untuk mereka”, terangnya.

Wahid juga menambahkan, LAZ Al-Kahfi Peduli telah menyiapkan 300 paket yang akan dibagikan kepada mereka yang betul-betul membutuhkan. “Tentunya semua orang butuh makan, apalagi kondisi seperti ini. Tapi kami akan lakukan pendataan yang maksimal sehingga hanya yang betul-betul prioritas yang kami berikan”, tambahnya.

BP

Read more