Berita

Peduli Tenaga Medis, LAZ Al-Kahfi Peduli Serahkan Bantuan ke RSUD Kabupaten Bekasi

Peduli Tenaga Medis, LAZ Al-Kahfi Peduli Serahkan Bantuan ke RSUD Kabupaten Bekasi

Pada kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, tenaga medis menjadi pihak paling rawan terpapar virus Corona. Alat Pelindung Diri atau APD yang seharusnya mereka gunakan sekarang susah didapatkan.

Menyikapi kondisi tersebut, LAZ Al-Kahfi Peduli merasa terpanggil untuk membantu kesulitan yang dialami oleh tenaga medis tersebut. Hari ini, Selasa (12/5) Direktur LAZ Al-Kahfi Wahid Aminudin beserta rombongan menyerahkan bantuan berupa paket masker medis dan paket buka puasa untuk tenaga medis di RSUD Kabupaten Bekasi. Wahid mengatakan, semoga bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Semoga 2.500 masker dan 120 paket buka puasa ini bisa membantu tenaga medis di RSUD Kabupaten Bekasi ini”, tambahnya.

Direktur RSUD Kabupaten Bekasi dr. Sumarti yang menerima bantuan secara simbolik mengapresiasi tas bantuan yang telah diberikan. Dirinya mewakili seluruh tenaga medis mengucapkan terima kasih kepada LAZ Al-Kahfi Peduli atas kepeduliannya terhadap permasalahan Covid-19.

“Terima kasih kepada LAZ Al-Kahfi Peduli, bantuannya sangat bermanfaat buat kami semua di sini”, ucapnya.

Untuk diketahui, selain bantuan masker dan paket buka puasa, sebelumnya LAZ Al-Kahfi Peduli juga telah melakukan berbagai kegiatan terkait penanggulangan Covid-19 yaitu penyemprotan disinfektan masjid musholla, pembagian paket sembako dan pembagian hand sanitizer di tempat berbeda.

Read more

Laporan Distribusi Bantuan Kepada Terdampak PSBB & Pandemi Virus COVID-19

Ibu, Bapak sekalian..
Sudah hampir 1 bulan pemerintah menerapkan Learn and Work From Home serta menganjurkan masyarakat untuk berkegiatan #dirumahaja.

Selama hampir 1 bulan juga LAZ AL-KAHFI PEDULI telah melakukan banyak hal dalam upaya mendukung kebutuhan masyarakat yang rentan terjangkit dan berekonomi rentan. Dimulai sejak 23 Maret 2020, LAZ AL-KAHFI PEDULI telah menyalurkan ratusan bantuan berupa: 1. Penyemprotan Disinfektan : 52 Masjid dan Mushollah
Salah satu kegiatan yang massif untuk pencegahan penyebaran Virus Corona adalah dengan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum atau tempat ibadah, masjid dan mushollah. LAZ AL-KAHFI PEDULI telah melakukan penyemprotan disinfektan di 52 masjid dan musholla di Kabupaten Bekasi. 2. Pembagian Hand Sanitizer : 2.000 Botol
Untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari Virus Corona, salah satu usahanya dengan selalu menjaga kebersihan tangan. Maka dari itu, LAZ AL-KAHFI PEDULI membagikan 2.000 botol hand sanitizer gratis untuk masyarakat di pasar, masjid, pedagang asongan, ojek dan lain-lain di Kabupaten Bekasi. 3. Pembagian Sembako : 450 Paket
Pada tahap pertama, sebanyak 200 paket sembako telah disalurkan kepada 450 kepala keluarga terdampak ekonomi akibat lesunya pekerjaan harian mereka. Pekerja harian seperti pedagang kecil, ojek, guru ngaji dan lain-lain di Kabupaten Bekasi telah mendapat paket sembako yang terdiri dari beras 10 Kg dan 1 duz mie instan.

Ibu, Bapak sekalian..
Mereka yang menerima kebaikan Ibu dan Bapak mungkin tidak dapat membalas. Akan tetapi, Allah tidak akan pernah luput dari kebaikan para hamba-Nya. Atas nama penerima manfaat, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Jazākumullāh khairan.

LAZ AL-KAHFI PEDULI
Peduli Spenuh Hati
Jl. Perjuangan No.44 RT.02/02 Tambun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Bantuan Anda masih kami butuhkan, terlebih mulai tanggal 15-28 April 2020 diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar atau PSBB di Bekasi Raya dan sekitarnya.

Read more

LAZ Al-Kahfi Peduli Bantu Pekerja Harian Terdampak Ekonomi Akibat Sosial Distancing Covid-19

LAZ Al-Kahfi Peduli Bantu Pekerja Harian Terdampak Ekonomi Akibat Sosial Distancing Covid-19

Virus Corona Covid-19 telah mewabah di Indonesia. Kabupaten Bekasi termasuk zona merah daerah penularan Covid-19 di Jawa Barat. Pemerintah telah mengeluarkan peraturan agar masyarakat tidak keluar rumah kecuali ada urusan sangat penting. Hal ini dilakukan agar mencegah penyebaran Covid-19 yang begitu cepat.

Tetapi, kebijakan sosial distancing ini mulai berdampak secara ekonomi. Masyarakat yang bekerja harian mulai kehilangan pekerjaan dan kehilangan pendapatan. Berdiam diri di rumah berarti mereka tidak dapat uang makan sekeluarga. Mereka terpaksa harus keluar rumah, tetap bekerja untuk mempertahankan hidup. Meski di tengah-tengan resiko tertular atau menularkan virus Covid-19.

Untuk membantu mereka para pekerja harian, pengemudi ojek dan lain-lain, LAZ Al-Kahfi Peduli membagikan bantuan paket bahan pokok berupa 10 Kg beras dan 1 duz mie instan. Pembagian paket bantuan dilakukan secara simbolik kepada sepuluh orang pengemudi ojek online dan sepuluh orang warga di sekitar sekretariat LAZ Al-Kahfi, Kamis (2/4) di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Direktur LAZ Al-Kahfi Peduli Wahid Aminudin mengatakan, pihaknya membagikan 10 Kg beras dan 1 duz mie instan dengan harapan bantuan itu bisa membantu satu keluarga, empat orang, bertahan di rumah selama empat belas hari. “Mudah-mudahan dalam kondisi darurat Covid-19 seperti ini, bantuan yang kamiberikan dapat bermanfaat untuk mereka”, terangnya.

Wahid juga menambahkan, LAZ Al-Kahfi Peduli telah menyiapkan 300 paket yang akan dibagikan kepada mereka yang betul-betul membutuhkan. “Tentunya semua orang butuh makan, apalagi kondisi seperti ini. Tapi kami akan lakukan pendataan yang maksimal sehingga hanya yang betul-betul prioritas yang kami berikan”, tambahnya.

BP

Read more

Cegah Penyebaran Covid-19, LAZ Al-Kahfi Peduli Lakukan Penyemprotan Masjid

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Kahfi Peduli ikut serta dalam membantu pemerintah mencegah penyebaran Virus Corona Covid-19. LAZ AL-KAHFI demikian biasa disebut telah melakukan penyemprotan pada sepuluh masjid dan mushola di Kecamatan Tambun Selatan pada Selasa lalu (24/3). Pada hari ini, sudah terjadwal 12 Masjid yang akan dilakukan penyemprotan disinfektan.

Direktur LAZ Al-Kahfi Peduli Wahid Aminudin menjelaskan bahwa pihaknya melakukan beberapa langkah cepat untuk bisa membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona Covid-19. “Kami telah menggulirkan program penyemprotan masjid dengan disinfektan dan selanjutnya pembagian hand sanitizer dan masker gratis kepada masyarakat yang rentan tertular”, katanya.

Wahid menambahkan, Lembaga Amil Zakat Al-Kahfi Peduli yang dipimpinnya aktif dalam kegiatan sosialisasi cegah virus Covid-19 terutama lewat jejaring relawan dan sosil media. “Kami juga bikin berbagai poster untuk pencegahan Covid-19 yang kami upload di sosial media kami, terutama Facebook dan Instagram” katanya saat ditemui di kantornya, di Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

“Kami dahulukan 50 Masjid yang sudah mendaftar untuk dilakukan penyemprotan. Insya Allah masjid berikutnya akan kami jadwalkan”, katanya.

Wahid juga menghimbau agar masyarakat mengikuti perkembangan informasi terkait virus Covid-19, tetap waspada, jangan panik dan terus mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh WHO maupun pemerintah Indonesia.

“Tetap di rumah, agar tidak menambah jumlah korban lagi”, pesannya mantap.

BP.

 

     

 

Read more

ZAKAT SEBAGAI PENGURANG PAJAK

Sebagaimana kita ketahui bahwa menunaikan zakat salah satu kewajiban umat muslim yang tertuang dalam rukun Islam. Terlepas dari zakat fitrah, zakat yang dimaksudkan adalah zakat maal. Salah satunya adalah zakat penghasilan.

Dalam kehidupan modern, telah banyak jenis pekerjaan halal yang dapat menghasilkan pundi-pundi uang ke dalam kantong kita. Dan bilamana memenuhi nishabnya, sebagai seorang muslim maka wajib mengeluarkan zakatnya.

Regulasi pemerintah terkait zakat terus berkembang. Tak hanya semakin dipermudah prosesnya dengan menjamurnya jumlah lembaga amil tersertifikasi pemerintah. Namun, kini zakat telah dapat meringankan beban seseorang dalam kewajiban membayar pajak.

Hal tersebut berarti bahwa, zakat juga dapat digunakan sebagai pengurang pajak. Peraturan tersebut tercantum dalam Pasal 22 UU 23 Th. 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Berbunyi:

“Zakat yang dibayarkan oleh muzaki kepada Organisasi Pengelola Zakat dikurangkan dari penghasilan kena pajak”.

Prosedur Administrasi Zakat Sebagai Pengurang Pajak

Penjelasan peraturan hal-hal yang dapat dikatakan sebagai pengurang pajak, tercantum dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-6/PJ/2011 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Pembayaran dan Pembuatan Bukti Pembayaran atas Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang Dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto.

Sedangkan dalam Pasal 2 Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-6/PJ/2011 tersebut, menjelaskan bahwa untuk dapat menggunakan zakat sebagai klaim pengurang pajak, meliputi:

  1. Wajib Pajak yang melakukan pengurangan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, wajib melampirkan fotokopi bukti pembayaran pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak dilakukannya pengurangan zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib.
  2. Bukti pembayaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1):
    • dapat berupa bukti pembayaran secara langsung atau melalui transfer rekening bank, atau pembayaran melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan
    • paling sedikit memuat:
      – Nama lengkap Wajib Pajak dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pembayar;
      – Jumlah pembayaran;
      – Tanggal pembayaran;
      – Nama badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan Pemerintah; dan
      – Tanda tangan petugas badan amil zakat; lembaga amil zakat; atau lembaga keagamaan, yang dibentuk atau disahkan Pemerintah, di bukti pembayaran,       apabila pembayaran secara langsung; atau
      – Validasi petugas bank pada bukti pembayaran apabila pembayaran melalui transfer rekening bank.

Teknis Perhitungan Zakat Pengurang Pajak

Sehingga perhitungan zakat dapat dikurangkan melalui penghasilan bruto seseorang dalam setahun. Yang mana disertai dengan biaya pengurang sesuai UU Pajak Penghasilan (PPh) beserta Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Dan menghasilkan total Penghasilan Kena Pajak (PKP).

Perhitungan Tanpa Zakat:

PKP = Penghasilan Netto – PTKP

Perhitungan Dengan Zakat:

PKP = Penghasilan Netto – Zakat – PTKP

Sedangkan Penghasilan Netto didapatkan dari:

Penghasilan Netto = Penghasilan Bruto – Pengurang (biaya) yang diperkenankan oleh UU PPh

Biaya pengurang penghasilan bruto sesuai UU PPh 21 antara lain:

  • Biaya Jabatan, 5% dari penghasilan bruto setahun dengan total maksimal Rp 6 juta setahun,
  • Biaya Pensiun, 5% dari penghasilan bruto setahun atau total maksimal Rp 2,4 juta setahun,
  • Iuran BPJS (yang dibayarkan karyawan), yakni meliputi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kesehatan (Jkes).

Batas PTKP

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) merupakan batasan penghasilan seseorang dikatakan wajb pajak atau tidak. Mudahnya, bila dianalogikan ke dalam zakat, PTKP sama seperti nishab untuk bisa seseorang dikatakan wajib pajak.

Adapun Tarif PTKP 2018/2019 sesuai PMK 101-PMK.010-2016, meliputi:

1. Wajib Pajak Tidak Kawin (TK)
Uraian Status PTKP
Wajib Pajak TK0 54,000,000
Tanggungan 1 TK1 58,500,000
Tanggungan 2 TK2 63,000,000
Tanggungan 3 TK3 67,500,000

 

2. Wajib Pajak Kawin (K)
Uraian Status PTKP
Wajib Pajak Kawin K0 58,500,000
Tanggungan 1 K1 63,000,000
Tanggungan 2 K2 67,500,000
Tanggungan 3 K3 72,000,000

 

3. Wajib Pajak Kawin, Penghasilan Istri & Suami Digabung (K/I)
Uraian Status PTKP
Wajib Pajak Kawin K/I/0 112,500,000
Tanggungan 1 K/I/1 117,000,000
Tanggungan 2 K/I/2 121,500,000
Tanggungan 3 K/I/3 126,000,000

 

Catatan:
Tunjangan PTKP untuk anak atau tanggungan maksimal 3 orang

 

Tarif PPh 21

Tarif PPh 21 merupakan besarnya persentase tarif pajak yang dikenakan pada orang wajib pajak sesuai dengan jumlah penghasilan tertentu. Untuk saat ini peraturan tersebut tercantum dalam UU No. 36 Th. 2008 Pasal 17. Aturan ini tentunya berbeda bagi mereka yang memiliki NPWP dan tidak.

Berikut merupakan tarif PPH 21 bagi pemilik NPWP:

Penghasilan Kena Pajak (PKP) Tarif Pajak
Sampai dengan 50 juta 5%
50 juta s/d 250 juta 15%
250 juta s/d 500 juta 25%
Di atas 500 juta 30%

 

Sedangkan bagi mereka yang tidak memiliki NPWP, maka akan dikenakan lebih tinggi 20% daripada tarif yang diterapkan terhadap wajib pajak yang memiliki NPWP (UU No. 36 Th. 2008 Pasal 21 ayat 5a).

Ilustrasi Studi Kasus

Pak Roni memiliki penghasilan selama setahun sebesar Rp 300 juta. Ia belum menikah. Hitung besar pajak yang harus dikeluarkan oleh Pak Roni:

  1. Dengan Zakat
  2. Tanpa Zakat

Jawaban Perhitungan

 

 

Penulis : ayusm

Read more

LAZ AL-KAHFI Bantu Terdampak Banjir Bekasi

Jumat, 03 Januari 2020

LAZ AL-KAHFI Bantu Terdampak Banjir Bekasi

BEKASI — Hujan deras yang mengguyur di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (31/12) lalu, mengakibatkan Sungai-sungai di Kabupaten Bekasi meluap. Ratusan rumah warga diterjang banjir.

Tanggap terhadap banjir ini, Kamis (2/1) pagi, LAZ AL-KAHFI langsung menurunkan dua Tim Relawan untuk merespons bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Dua tim relawan menuju lokasi banjir untuk membantu mengevakuasi warga terdampak banjir. Satu tim menuju Kecamatan Tambun Selatan dan Cibitung. Tim yang lain menuju Kecamatan Tambun Utara.

Sesampainya di lokasi relawan langsung berkoordinasi dengan posko banjir yang sudah ada, kemudian bekerja sama untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumahnya.

Selain itu Tim Relawan juga memberikan bantuan berupa nasi bungkus, kue kering, air mineral, dan bantuan dapur umum.

Jumat (3/1), Dua Tim Relawan bergegas kembali menuju lokasi banjir. Satu tim menuju Kampung Ciherang, Desa Karang Satu Kecamatan Karang Bahagia dan Kecamatan Sukatani. Tim yang lain menuju ke Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi untuk mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak. Sesampainya di lokasi, relawan langsung membagikan bantuan logistic ke warga yang terkena banjir.

“Alhamduilah hari ini bisa memberikan bantuan logistic untuk warga terdampak di sini semoga bermanfaat,” ujar Wahid Aminudin, Direktur LAZ AL-KAHFI yang turut terjun langsung ke lokasi banjir.

Read more

SDIT Baitul Halim Beri Bantuan Bencana Karhutla

SDIT Baitul Halim Beri Bantuan Bencana Karhutla

Senin, 07/10/2019

BEKASI, — Divisi Pendidikan dan Pengajaran (DPP) Baitul Halim Kp. Legon, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan-Bekasi , memberikan bantuan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) wilayah Sumatra dan Kalimantan yang diserahkan secara simbolis kepada Manajer Distribusi dan Pendayagunaan Lembaga Amil Zakat (LAZ AL-KAHFI PEDULI) Herwanto di halaman Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Baitul Halim di Bekasi, Senin (07/10).

“Sebagai tanda peduli, kami kumpulkan donasi dari unit-unit pendidikan yang meliputi TPA, TPQ, PAUD dan SDIT senilai 6.715.000. Mungkin nilainya tidak seberapa, tapi ini sebagai tanda bukti kami peduli terhadap apa yang terjadi di Indonesia,” ujar Ketua DPP Baitul Halim, H. Ahmad Firmansyah, Lc.

Herwanto pun menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan dari DPP Baitul Halim.

Herwanto mengatakan bantuan itu sangat penting mengingat belakangan sejumlah bencana alam terjadi dalam waktu yang berdekatan.

Selain itu, Herwanto juga menyampaikan bahwa bantuan dari DPP Baitul Halim tersebut akan segera diberikan kepada mereka korban karhutla.

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

“Aajaraka Allahu fiima a’thayta, wa baaraka fiima abqayta wa ja’alahuu laka thahuuran”

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Herwanto mengharapkan doa dari donatur, khususnya anak-anak TPA, TPQ, PAUD, SDIT Baitul Halim, segenap Dewan Guru dan Orang tua Siswa, semoga ke depan LAZ AL-KAHFI PEDULI semakin baik dan semakin amanah. Aamiin YRA.

Read more

Kembangkan Digital Fundrising, LAZ AL-KAHFI Launching KahfiPay

Era digital yang terus berkembang sekarang ini harus disikapi oleh semua pihak. Lembaga Amil Zakat (LAZ) AL-KAHFI PEDULI meresponnya dengan meluncurkan KahfiPay. Sebuah platform digital fundrising berbasis android atau smartphone.

Ditemui di sela-sela acara Capacity Building untuk Relawan LAZ AL-KAHFI PEDULI, Ahad 8 September 2019. Direktur LAZ AL-KAHFI PEDULI Wahid Aminudin mengatakan pihaknya ingin memanfaatkan semua perkembangan dunia digital ini untuk meningkatkan penerimaan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS). Dia menambahkan, zaman sekarang, kegiatan donasi semakin mudah dengan adanya aplikasi KahfiPay.

Lebih lanjut Wahid menerangkan, bahwa KahfiPay adalah aplikasi yang dikeluarkan oleh LAZ AL-KAHFI PEDULI berisikan empat fitur utama. KahfiPeduli untuk Social Campaign, KahfiPay untuk Pembayaran ZIS, KahfiMart untuk belanja barang dan KahfiLoket untuk pembelian atau pembayaran pulsa, kuota, listrik dan sebagainya.

Nantinya masyarakat bisa mendownload aplikasi KahfiPay di Play store. “Sekarang, Aplikasi KahfiPay sudah bisa didownload di Play store, tapi masih dalam proses penyempurnaan”, tambahnya.

Acara Capacity Building Relawan LAZ AL-KAHFI PEDULI berlangsung di Hotel @Hom Tambun Bekasi, dari pagi hingga sore itu diikuti oleh tiga ratus Relawan dan dihadiri oleh Pembicara Nasional, Pakar Fiqih Muamalah Kontemporer, Ustad Dr. Oni Sahroni, MA. Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan pentingnya mengetahui ciri-ciri transaksi yang haram untuk bisa bertransaksi yang halal lagi berkah. (BP)

#BelanjaBerinfaqMenabung
#KahfiPay

http://bit.ly/kahfi-pay

Read more

Program Beasiswa Penuh | BEKASI JUARA

Program Beasiswa Penuh
BEKASI JUARA

Dalam rangka menciptakan Calon Pemimpin yang berjiwa Islami di Kabupaten Bekasi, LAZ Al-Kahfi Peduli menggulirkan program BEKASI JUARA

Yaitu bantuan Beasiswa penuh bagi Masyarakat Kabupaten Bekasi berprestasi tapi kurang mampu untuk melanjutkan studi S-1 di STIU Darul Hikmah Pondok Gede Bekasi dengan peminatan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Mulai tahun ajaran 2020/2021.

PERSYARATAN :
1. Beragama Islam
2. Laki-laki
3. Diutamakan lulusan SLTA sederajat berbasis pesantren dgn kemampuan baca Al-Qur’an dan bahasa Arab baik
4. Usia maksimal 21 tahun pada 31 Desember 2020
5. Tidak merokok, tidak pacaran dan tidak bertato
6. Memiliki komitmen utk memperdalam dan mengamalkan ajaran Islam
7. Memiliki minimal nilai rata-rata raport SLTA sederajat 70.01
8. Mengisi formulir pendaftaran di: https://forms.gle/M5WxzRXtKWHQYdmk8
9. Melampirkan berkas pendaftaran
10. Bersedia mengikuti pengabdian selama 1 (satu) tahun dan menjadi Relawan LAZ Al-Kahfi Peduli selama minimal satu kali masa studi.

BERKAS PENDAFTARAN :
FC Akta Kelahiran, FC Ijazah legalisir, FC Nilai UN legalisir, FC Raport, FC KTP, FC KK, SKTM dari Kecamatan setempat, Rekomendasi dari Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Rekomendasi dari pihak sekolah, serta Rekomendasi Pengurus DKM/Ustadz/Tokoh Masyarakat dan MPZ LAZ Al-Kahfi Peduli.

Calon Mahasiswa Diutamakan berasal dari Kecamatan: Muara Gembong, Taruma Jaya, Sukawangi Tambelang, Pebayuran, Kedung Waringin dan Bojongmangu.

FASILITAS :
1.Beasiswa FULL BIAYA KULIAH
2.Asrama
3.Uang Saku
4. Pembinaan dari LAZ Al-Kahfi Peduli.

WAKTU PENDAFTARAN :
1.Pendaftaran 01 Januari 2020 – 31 Januari 2020 via online atau via sekretariat.
2. Tes Wawancara : 14 Maret 2020 di Sekretariat LAZ Al-Kahfi Peduli
3. Tes Wawancara Orang Tua : 21 Maret – 5 April 2020
4. Tes Akademik : 12 Juli 2020
4. Pengumuman Kelulusan : 20 Juli 2020
5. Mulai Perkuliahan : 20 Agustus 2020

INFORMASI:
Herwanto 0857-1567-1631

#CATATAN:
1. Seluruh tahapan seleksi calon peserta tidak dikenakan biaya
2. Surat rekomendasi dari DKM/Ustadz/Guru/Tokoh Masyarakat dapat didownload pada link berikut :
https://drive.google.com/file/d/19kuJbZ4JIpLxmlNnH1xjl2cgLe6k-MUS/view?usp=sharing

 

Read more

Qurban Peduli | LAZ Al Kahfi Peduli sebar 27 ekor sapi Se-Kabupaten Bekasi

Program Qurban Peduli, LAZ Al-Kahfi Peduli Sebarkan 27 Ekor Sapi

Idul Adha 1440 Hijrah ini Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Kahfi Peduli menyebarkan hewan qurban ke seluruh kecamatan Se-Kabupaten Bekasi sebanyak 27 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Direktur LAZ Al-Kahfi Peduli Wahid Aminudin mengatakan program Qurban Peduli tahun 2019 ini didukung oleh 167 orang donatur yang bekerja sama untuk patungan sapi. “Alhamdulillah, 27 ekor sapi telah kami distribusikan kepada 23 kecamatan Se-Kabupaten Bekasi”, tambahnya.

Wahid menjelaskan, bahwa setiap satu ekor sapi bisa dibagikan dalam bentuk daging qurban kepada minimal 150 penerima manfaat. “Artinya, dengan 27 ekor sapi, minimal ada 4.050 Kepala Keluarga yang menerima daging qurban”, terangnya.

Wahid berharap, pada momentum qurban berikutnya semakin banyak masyarakat yang menjadi donatur sehingga semakin banyak pula penerima manfaat yang terbantu dengan program Qurban Peduli ini.

Bagi LAZ Al-Kahfi Peduli yang relatif baru setahun berjalan, respon masyarakat terhadap program Qurban Peduli adalah bentuk kepercayaan masyarakat kepada kami. “Kami sangat mengapresiasi. Karenanya kami sangat berterima kasih kepada semua donatur, teriring doa semoga Allah SWT memberikan balasan keberkahan atas harta yang telah diqurbankan”, doa yang dia haturkan untuk para donatur sekalian. (BP)

Read more